Tips Memilih Topi Yang Sesuai Muka Kalian

Topi

Topi adalah aksesori penutup kepala yang dapat mendukung penampilan pria. Banyak topi pria yang bagus di pasaran untuk Anda pilih. Merek-merek seperti Adidas, Eiger, hingga Fjallraven memproduksi topi dengan desain yang berbeda-beda.

Bola Deposit Pulsa kali ini, kami akan memperkenalkan sepuluh topi pria yang keren untuk Anda. Sebagian bahkan lagi hits di kalangan anak muda. Saking banyaknya pilihan jenis, material, dan desain yang dimiliki oleh topi, Anda mungkin kebingungan dalam memilihnya. Karena itu, kami juga akan membeberkan tips memilih topi yang benar.

Seberapa Pentingnya Peran Topi Bagi Penampilan Pria?

Topi dirancang untuk banyak sekali keperluan aktivitas, mulai dari kegiatan formal hingga aktivitas non-formal seperti berkumpul dengan teman atau berlibur ke destinasi wisata favorit. Saat keluar rumah di cuaca yang terik, topi akan melindungi rambut dan wajah Anda dari panasnya sengatan matahari. Kulit wajah pun terhindar dari masalah kerin dan kusam.

Menggunakan topi juga membawa keuntungan untuk pria bertubuh pendek. Keberadaan topi akan membuat orang-orang di sekitar fokus terhadap sesuatu yang Anda kenakan di atas kepala. Lalu, topi juga dapat menjadi solusi untuk mereka yang kurang percaya diri dengan masalah kebotakan. Meski demikian, tetap pada umumnya topi pria menjadi aksesori cukup vital untuk memberi sentuhan lebih pada penampilan sehari-hari.

Cara Memilih Topi Pria

Topi menjadikan penggunanya terlihat lebih keren dan stylish. Namun, setiap jenis topi memberikan kesan berbeda. Oleh karenanya, mari kenali karakteristik dari masing-masing jenis topi yang populer di dunia ini. beberapa bahkan sudah terkenal sejak beberapa dekade awal abad 19-an!

Baseball cap adalah topi yang sangat populer di dunia. Banyak pria memilih topi jenis ini karena cocok di berbagai acara. Dahulu, topi ini dipakai para pemain baseball ketika berlaga. Sejak 1980-an, jenis topi ini marak digunakan pria di Amerika Serikat.

Sesuai dengan namanya, pada awal kemunculan topi ini, para pemain baseball menggunakan baseball cap untuk melindungi mata dari sinar matahari. “Lidah” yang menjulur ke depan juga akan melindungi muka agar tidak panas oleh terpaan matahari. Seiring waktu, baseball cap memiliki variasi desain, seperti sistem pengencang dengan kunci mirip ritsleting atau yang bersifat all size.

Beanie (Kupluk): Pilihan Utama Saat Musim Dingin atau Berada di Daerah Pegunungan

Di Indonesia, beanie lebih dikenal dengan sebutan kupluk. Umumnya topi ini terbuat dari material yang cukup tebal dan lembut di kulit kepala. Kupluk adalah jenis topi yang difungsikan untuk menjaga kepala tetap hangat saat di cuaca dingin, misal ketika musim hujan atau berada di daerah pegunungan.

Para pendaki sangat akrab dengan beanie, bahkan hampir sebagian besar membawa topi ini saat melakukan pendakian. Di samping membantu menghangatkan, topi ini juga menunjang penampilan para pria berkat desainnya yang simpel namun menarik.

Newsboy Hat: Topinya Para Pekerja yang Masih Populer Hingga Kini

Topi jenis ini digunakan oleh para pria usia remaja dan dewasa yang notabene pekerja kelas bawah. Newsboy hat atau topi pekerja sudah ada sejak kurun waktu 1910 – 1920, dan pada tahun 2000-an topi jenis ini kembali populer di kalangan pria karena bergaya classic.

Newsboy hat juga sering disebut flat cap karena desainnya yang terlihat tipis. Saat pertama kali dibuat, topi ini digunakan oleh petani dan pembersih cerobong asap. Namun sekarang, newsboy hat tak lagi mengenal strata sosial, bahkan pemain bola kondang David Beckham juga hobi mengenakan newsboy hat.

Bowler: Juga Terkenal di Kalangan Pekerja Selama Paruh Kedua Abad ke-19

Tokoh fenomenal Charlie Chaplin adalah salah satu orang yang memfavoritkan bowler hat. Topi yang populer di akhir abad 19 ini mempunyai juga identik dengan topi detektif atau topi pesulap. Bowler hat biasanya terbuat dari bahan wol tebal dan lembut, serta memiliki bentuk fendora dengan mahkota berbentuk bulat dan brim yang melingkaringa melengkung ke atas.

Menurut catatan, bowler hat dibuat ole London Thomas dan William Bowler pada tahun 1849. Sejak kemunculannya, topi pria jenis ini secara tradisional dikenakan bersama busana semi formal dan informal. Jika menengok ke Inggris, Amerika, dan Irlandia pada paruh kedua abad ke-19, bowler hat menjadi topi yang dipakai oleh banyak pekerja.

Boater: Terbuat dari Anyaman Jerami yang Dahulu Banyak Digunakan oleh Para Pelaut
Desain topi boater tidak banyak berbeda dengan fedora, hanya saja topi ini terbuat dari anyaman jerami sehingga timbul kesan kaku padanya. Boater adalah topi pria yang pada awal hingga pertengahan abad ke-19 dikenakan pada acara formal musim panas di Eropa, terutama oleh para pelaut.

Walau terkesan kuno, jenis topi boater masih memiliki tempat tersendiri di beberapa kalangan, terutama pria dewasa atau mereka yang menyukai old style outfit. Apabila Anda berkunjung ke kawasan pantai, tak sedikit toko yang menjajakan topi ini.

Fedora: Kesan Stylish dan Klasik yang Berpadu Menjadi Satu

Fedora adalah topi dengan desain crown melekuk di bagian atas serta memiliki tepian atau brim yang lebar. Topi fedora adalah pilihan ideal untuk Anda yang ingin mencari jalan tengah antara topi boater dan topi bowler yang terkesan ketinggalan zaman.

Fedora sangat diminati kaum pria, khususnya di daratan Eropa. Sentuhan klasik yang dimiliki tidaklah berlebihan, sehingga membuat penampilan semakin keren. Istilah fedora sendiri sudah digunakan sejak tahun 1891, lalu karena popularitasnya yang melonjak, akhirnya membuat topi fedora mengalahkan topi homburg yang berdesain mirip dengannya.

Bucket Hat: Model Timeless yang Cocok untuk Dipakai Berlibur ke Pantai

Dinamakan bucket hat karena dari tampilannya, topi ini menyerupai ember dengan lubang yang cukup dalam. Berbeda dengan brim pada topi bowler, fedora, ataupun boater, pada bucket hat pinggirannya justru terkesan lesu sehingga menjulur miring ke bawah.

Biasanya bucket hat berabahan kain katun tebal seperti denim atau kanvas. Pada topi ini juga kerap ditambahkan dua lubang di bagian sisi sebagai sirkulasi udara. Bucket hat dikenal juga dengan sebutan topi pancing yang diperkenalkan sekitar tahun 1900.

Mulanya, topi ini terbuat dari kain wol atau rajut dan dipakai oleh petani dan nelayan Irlandia sebagai perlindungan dari hujan. Bahannya berupa lanolin dari wol (mentah) juga memberi nilai lebih pada topi ini karena secara alami tahan air. Untuk liburan ke pantai, item fashion satu ini juga layak Anda pertimbangkan!

Sesuaikan Model Topi dengan Bentuk Wajah Anda

Wajah yang berbentuk persegi atau kotak juga sering dihubungkan dengan kesan “kaku” dan “tegas” karena bentuk rahang yang lugas dan kuat. Anda bisa mengurangi kesan kaku ini dengan emmakai topi yang memiliki banyak lekukan dan berbentuk bundar.

Beberapa jenis topi yang cocok untuk Anda misalnya flat cap dengan brim sangat kecil di bagian depan, newsboy hat, atau topi askot (ascot cap). Model ascot cap mirip dengan flat cap, namun secara menyeluruh ascot cap memiliki bentuk lebih bulat.

Untuk Wajah Memanjang dengan Dagu Bulat, Pilihlah Topi Berpinggiran Datar/Bulat

Bentuk wajah persegi panjang dengan dengan dagu cenderung bulat lebih perlu memakai topi yang dapat meringankan kesan “panjang” di wajah. Topi boater atau topi dengan jenis panama cocok digunakan oleh orang berwajah memanjang. Intinya, gunakanlah topi dengan pinggiran bulat atau datar.

Untuk Wajah Diamond, Topi yang Membuat Dahi Terkesan Simetris Lebih Diutamakan

Apabila Anda mempunyai tipe wajah yang berbentuk seperti berlian atau berkebalikan dari wajah segitiga, model topi yang pas adalah topi yang mampu menutupi tampilan dahi yang terkesan lebar. Topi yang mempunyai brim sempit lebih fit ke wajah Anda yang berbentuk diamond.

Jenis topi yang tepat untuk orang berwajah diamond antara lain topi fedora dengan brim sedikit lekukan, topi bowler yang identik yang crown-nya berbentuk bulat, topi boater dengan crown berbentuk tabung pendek dan brim kaku, serta topi porkpie yang bentuknya mirip boater, namun crown-nya seperti ditekan sedikit ke dalam.

Untuk Wajah Bulat dan Oval, Hindari Topi yang Juga Berbentuk Bulat

Wajah berbentuk bulat atau oval banyak dimiliki oleh orang Asia, termasuk Indonesia. Salah satu karakteristik wajah bulat yaitu terlihat sedikit chubby atau pendek, sedangkan wajah oval terkesan lebih bulat sedikit lonjong secara vertikal. Kabar baiknya, pemilik wajah ini cocok dengan kebanyakan model topi, khususnya topi yang panjang.

Walau ideal dengan mayoritas jenis topi, pemilik wajah bulat sebaiknya menghindari topi yang sangat lebar untuk mengurangi kesan bulat dari wajah. Kami menganjurkan Anda yang berwajah bulat atau oval untuk memakai baseball cap, trucker cap, atau snapback cap yang desainnya tidak jauh berbeda antara satu jenis dengan yang lain.

You May Also Like

About the Author: admin06